Lumajang Menyambut PIN Polio Tahun 2016

Sangat Membutuhkan Dukungan Penuh Masyarakat, Memastikan Seluruh Sasaran PIN Polio 2016 datang ke Pos PIN

Kabupaten Lumajang, sebagaimana juga wilayah lain diseluruh Indonesia, akan menyambut kegiatan nasional, Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2016. PIN Polio akan diaksanakan serentak diseluruh Indonesia selama sepekan, mulai tanggal 8 s/d 15 Maret 2016.  Sasaran PIN adalah seluruh bayi dan balita usia 0-59 bulan, tanpa memandang status dan interval imunisasi polio sebelumnya.

Dengan sasaran sekitar 73.209 bayi dan balita, dan 1.396 Pos PIN di seluruh wilayah Puskesmas di Kab. Lumajang, tentu pelaksanaan PIN ini sangat membutuhkan dukungan seluruh masyarakat untuk keberhasilannya. Yang terpenting dari PIN adalah memastikan seluruh sasaran datang ke Pos PIN untuk mendapatkan dua tetes vaksin polio. Seluruh sasaran ini adalah bayi dan balita usia 0-59 bulan, baik yang memang sudah rutin datang ke Posyandu setiap bulan, maupun yang jarang atau bahkan tidak pernah datang (jika ada).

POS PIN LUMAJANG

Pelaksanaan PIN menjadi bagian tidak terpisahkan dari langkah penting mencegah penyakit menular. Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat cost effective. Banyak kematian dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Di Posyandu, sebagian besar masyarakat, khususnya ibu balita, sudah sangat akrab dengan imunisasi. Ibu-ibu bayi dan balita, setiap bulan mendatangi Posyandu, selain untuk mengetahu tingkat perkembangan dan pertumbuhan anak, juga berharap akan mendapatkan imunisasi untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Berbagai penyakit menular yang sangat mematikan, dapat dicegah dengan imunisasi, seperti hepatitis B, TBC, Polio, Diptheri, Pertusis, Tetanus, Campak. Dalam pelaksanaannya, pemberian imunisasi ini harus memperhitungkan interval waktu pemberian, sebagai berikut

Imunisasi Dasar

  1. Hepatitis B : 0-7 hari
  2. BCG :           0-11 bulan
  3. Polio1 :           0-8 bulan
  4. DPT-Hb1 :           ≥2 – 9 bulan
  5. Polio2 :           ≥1-9 bulan
  6. DPT-Hb2 :           ≥3 – 10 bulan
  7. Polio3 :           ≥2-10 bulan
  8. DPT-Hb3 :           ≥4 – 11 bulan
  9. Polio4 :           ≥3-11 bulan
  10. Campak :           ≥9-11 bulan

Imunisasi Lanjutan BATITA (≥18-36 bulan)

  1. DPT-HB-Hib4 : ≥ 18 – 36 bulan
  2. Campak 2 : ≥24 – 36 bulan

Imunisasi Anak Usia Sekolah Dasar (SD/MI)

  1. Campak dan DT : Kelas 1 (7 tahun)
  2. Td : Kelas 2 (8 tahun)

Bagaimana dengan PIN Polio?

Setelah berhasil menerima sertifikasi bebas polio dari WHO untuk wilayah South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014, tahun 2016 akan banyak kegiatan sebagai bagian dari eradikasi (membasmi) penyakit polio dari muka bumi. Para ahli yakin, penyakit polio dapat dikalahkan, sebagaimana penyakit cacar. Salah satu strategi yang dipilih untuk melawan polio dengan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

PIN dilaksanakan diantaranya karena menurut berbagai kajian ahli dari berbagai lembaga kesehatan dunia, kita masih sangat rentan terhadap penularan penyakit polio importasi. Sebagaimana kejadian Luar Biasa Polio tahun 2005 di berbagai wilayah Indonesia, ternyata virus berasal dari wilayah Afrika. Dan khabar buruknya, berbagai data kita menunjukkan bahwa cakupan imunisasi di Indonesia tidak merata. Banyak ketimpangan cakupan diberbagai wilayah, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten.

Cakupan imunisasi sangat penting. Hal ini disebabkan, kekebalan yang diharapkan dari imunisasi merupakan kekebalan komunitas, bukan hanya kekebalan individu. Jika terdapat satu anak tidak ter-imunisasi, dia akan sangat berisiko menjadi sumber penularan berbagai penyakit diatas. Dan kita ternyata masih sangat bermasalah dengan cakupan yang tidak merata ini. Berdasarkan hal ini, maka salah satu tujuan utama PIN Polio adalah memastikan tingkat imunitas terhadap polio di populasi (herd immunity) cukup tinggi dengan cakupan > 95%.

Memastikan seluruh sasaran datang ke Pos PIN, mendapatkan dua tetes vaksin Polio, tentu merupakan pekerjaan besar. Hal ini sangat membutuhkan dukungan seluruh pihak, membutuhkan partisipasi penuh seluruh masyarakat Lumajang. Jika ini terjadi, kita dapat berharap banyak pada keberhasilan PIN, demi masa depan anak cucu kita  … (JR)

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang