9 PENDERITA BIBIR SUMBING JALANI OPERASI GRATIS

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penderita bibir sumbing di Lumajang, Persatuan Penyandang Difable Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang bersama Kelompok Infomasi Masyarakat (KIM) Sinar Harapan Kecamatan Tekung, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) operasi bibir sumbing gratis untuk masyarakat tidak mampu, Sabtu (21/4/2018), bertempat di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Saat dimintai keterangan maksud dan tujuan kegiatan tersebut, Ketua PPDI Kabupaten Lumajang Ali Muslimin mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa penyandang disabilitas bisa dan mampu berbuat untuk masyarakat serta membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya penderita bibir sumbing di Lumajang.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, adapun jumlah pasien bibir sumbing yang terdaftar berjumlah 9 anak, diantaranya 2 pasien dari Kecamatan Tempursari, 1 pasien dari Kecamatan Pasirian, 2 pasien dari Kecamatan Tempeh, 1 pasien dari Kecamatan Kunir, 1 pasien Kecamatan Lumajang, 1 pasien Kecamatan Gucialit, dan 1 pasien dari Kecamatan Pasrujambe.

“Saat pelaksanaan operasi ini, ada 1 pasien penderita bibir sumbing dari Kecamatan Gucialit yang gagal untuk dilakukan tindakan operasi, karena pasien mengalami sakit batuk dan flue. Akan tetapi, setelah sembuh dari sakit batuk dan fluenya nanti kami akan membawa ke Rumah Sakit Paru di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Kegiatan operasi bibir sumbing ini bekerja sama dengan Yayasan Sosial Dewi Kasih dan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Haryoto Lumajang, dengan tenaga medis Dokter Spesialis Bedah Plastik dr. Ulfa Elfiah, SpBP-RE dan Dokter Spesialis Anestesi dr. Prawira, Sp.An serta 6 orang tenaga medis yang mendukung kegiatan operasi gratis bibir sumbing dari Rumah Sakit Paru dan Rumah Sakit dr. Soebandi Kabupaten Jember.

Sementara itu, Usai melakukan tindakan operasi, Dokter Spesialis Bedah Plastik dr. Ulfa Elfiah, SpBP-RE mengungkapkan, bahwa pasien bibir sumbing di wilayah Kabupaten Lumajang mayoritas berasal dari daerah pegunungan, kalau di Jember berasal dari sekitar pantai dan ini masih menjadi bahan penelitian.

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan, dengan adanya kegiatan baksos ini, diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat penderita bibir sumbing yang tidak mampu, dan nantinya bisa kembali melihat senyum dari pasien penderita bibir sumbing yang sudah sembuh.

Sementara itu, Ketua KIM Sinar Harapan Kecamatan Tekung Saiful Kusnadi selaku Ketua Panitia Baksos  Operasi Bibir Sumbing menyampaikan, bahwa Kegiatan baksos operasi gratis bibir sumbing tahun ini adalah yang ketiga kalinya. “Dan bagi pasien yang tertunda atau pun yang belum terjaring pada kegiatan saat ini, tidak usah kuatir, insyaallah kami siap membantu untuk dibawa ke RS Paru Jember,” katanya. (KIM Sinar Harapan Tekung-lmj)

Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.