Bimtek Desa Siaga, Optimalkan Kembali Desa dan Kelurahan Siaga Aktif

Pemberdayaan masyatakat dalam bidang kesehatan adalah proses pemberian informasi kepada individu, keluarga atau kelompok. Indonesia untuk mengembangkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa dan Kelurahan Siaga sesuai dengan Kepmenkes RI nomor 1529/MENKES/SK/X/2010 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Desa dan Kelurahan Siaga.

Cakupan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif di Kabupaten Lumajang tahun 2016 secara kuantitas telah mencapai 100% (205 desa/kelurahan), namun secara kualitas masih 17% aktif purnama mandiri, sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya.

Penanggungjawab program UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) Puskesmas serta Perawat Ponkesdes/Bidan Desa merupakan fasilitator pemberdayaan masyarakat di desa atau kelurahan untuk mewujudkan program pembangunan kesehatan yang fokus pada pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif pada Poskesdes (Pos Kesehatan Desa).

Dilatarbelakangi tujuan tersebut Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang melaksanakan Bimbingan Teknis Desa Siaga yang dimulai hari ini, Senin tanggal 25 September 2017 sampai dengan 26 September 2017.

Peserta pada pertemuan kali ini sejumlah 55 orang Perawat Ponkesdes/Bidan Desa, beserta penanggungjawab program UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) pada 25 Puskesmas Se-Kabupaten Lumajang.

Narasumber pada pertemuan kali ini antara lain Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, pengelola program Desa Siaga pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. Sebagai percontohan, disampaikan juga proses pemberdayaan masyarakat oleh Ketua Desa Siaga Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Lumajang yang berhasil masuk Nominasi Kelurahan Siaga Aktif Tingkat Provinsi Jawa Timur.(Dinkes-lmj)

Dimuat juga di : https://portalberita.lumajangkab.go.id/detail_berita.php?id=aHSIfQ%3D%3D