DUKUNG KABUPATEN SEHAT, TIM POKJANAL DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIF DIOPTIMALKAN

Desa/Kelurahan Siaga aktif bertujuan untuk mewujudkan masyarakat desa dan kelurahan yang peduli, tanggap, dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga derajat kesehatannya meningkat. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1529/Menkes/SK/X/2010 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

Cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif di Kabupaten Lumajang Tahun 2017 telah mencapai 100% yakni total 205 desa/kelurahan. Secara kuantitas telah melampaui target Provinsi Jawa Timur, namun secara kualitas yang Desa/Kelurahan Siaga Aktif Purnama dan Mandiri (PURI)  baru sekitar 13,17%. Jika merujuk pada Indikator Kinerja Utama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yaitu meningkatnya 34% Kab/Kota (13 Kab/Kota) yang mempunyai 25% Desa/Kelurahan Siaga Aktif PURI pada tahun 2018, Capaian Desa Siaga Aktif Strata PURI di Kabupaten Lumajang masih jauh dari target Indikator Kinerja Utama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sebagai upaya meningkatkan capaian Desa Siaga Aktif Strata PURI, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang melaksanakan Evaluasi Pengembangan Desa Siaga Aktif yang dilaksanakan di Ruangan Pisang Berlin Dinas Kesehatan, Rabu (7/3/2018). Peserta dalam pertemuan ini adalah Tim Kelompok Kerja Operasional (POKJANAL) Desa/ Kelurahan Siaga Aktif Kabupaten Lumajang yang berasal dari lintas sektor, lintas program, organisasi masyarakat, dan organisasi profesi kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah berkesempatan membuka acara dan menyampaikan materi tentang capaian Desa/Kelurahan Siaga Aktif di Kabupaten Lumajang serta strategi pengembangannya. Dalam sambutannya, dr. Rosyidah menekankan pentingnya kerjasama dan dukungan Tim Pokjanal. “Dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari Tim Pokjanal Desa dan Kelurahan Siaga Aktif sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk memandirikan dan memberdayakan masyatakat dalam bidang kesehatan”, jelasnya.

Perwujudan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan melalui pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif dengan pemenuhan komponen pelayanan kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat melalui upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM),  mendorong upaya surveilans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Diharapakan dengan kegiatan ini terwujud Desa/Kelurahan Sehat untuk mendukung Kabupaten Lumajang Sehat. (Dinkes-lmj)

Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang