Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, Kodim 0821 Lumajang bekerja sama dengan Polres Lumajang, Dinas Kesehatan, BNN Kabupaten Lumajang, dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kab. Lumajang melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh), bertempat di Balai Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Senin (16/7/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Pasrujambe, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda Desa Pasrujambe yang ada di sekitar lokasi TMMD ke-102 Kodim 0821 Lumajang, dengan narasumber Ipda Eko Budi Laksono dari Polres Lumajang.

Eko Budi Laksono dalam paparannya menyampaikan bahwa pada era yang serba modern, dan dengan kemajuan teknologi informasi (IT) yang sangat pesat saat ini, terdapat dampak negatif yang bisa merusak generasi muda sebagai penerus bangsa, yakni pornografi.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, selain pornografi, peredaran peredaran narkoba dan minuman keras (miras) oplosan juga sudah banyak di kalangan masyarakat. Saat ini, sasaran dari barang berbahaya tersebut tidak hanya pada kalangan remaja saja, tetapi juga pada anak usia dibawah umur.

Dirinya berharap, peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah supaya anak-anak tidak masuk atau terjerumus dengan namanya Narkoba, terutama peran aktif orangtua dalam melakukan pengawasan dan memberikan wawasan terhadap anak-anak.

Disamping itu, Eko Budi juga mengatakan bahwa, kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan terpadu ini dilakukan untuk menekan angka kriminalitas, khususnya para generasi penerus bangsa ini agar dapat terhindar dari perbuatan yang dapat mengancam masa depan mereka.

“Untuk itu, Mari kita bersama-sama gencarkan Gerakan Zero Milo Narkobaya untuk mencegah dan menekan peredaran narkoba dan miras oplosan serta aksi pornografi di kalangan masyarakat demi masa depan generasi penerus bangsa”, ajaknya. (Pendim 0821, Kominfo-lmj)

Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/