Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memilih tema depresi karena ternyata prevalensi depresi di dunia cukup besar, yaitu lebih dari 300 juta orang (>4%) pada tahun 2015. Suatu peningkatan lebih dari 18% antara tahun 2005 hingga tahun 2015. Sementara itu kasus depresi di Indonesia berdasarkan estimasi WHO tahun 2015 adalah sebesar 3,7% atau sekitar 9,2 juta penduduk.

Depresi merupakan penyebab utama disabilitas, menurunkan produktivitas, mempengaruhi kesehatan fisik atau kondisi medik umum, serta dapat menyebabkan kematian akibat bunuh diri jika terlambat ditangani. Depresi dapat terjadi di semua kelompok umur, mulai dari usia anak-remaja hingga usia lanjut.

Apa itu Depresi?

  • Depresi adalah sebuah keadaan/penyakit dengan gejala rasa sedih yang berkepanjangan dan hilangnya minat melakukan kegiatan yang biasanya anda sukai, diikuti dengan ketidakmampuan menjalankan kegiatan yang biasa dilakukan sehari-hari setidaknya selama dua minggu.
  • Selain itu, mereka yang mengalami depresi biasanya juga menjadi kurang aktif (energi menurun), mengalami perubahan nafsu makan, gangguan tidur (bisa lebih banyak atau kurang), cemas, kurang mampu konsentrasi, tidak mampu membuat keputusan, merasa tak berharga dan bersalah, putus asa, diikuti dengan terlintasnya pemikiran untuk melukai diri sendiri atau bahkan bunuh diri.
  • Bisa terjadi pada siapapun dan bukan kelemahan watak/mental
  • Dapat disembuhkan dengan terapi

Apa yang dapat anda lakukan bila merasa depresi

  • Bicaralah dengan orang yang anda percayai mengenai perasaan Anda. Banyak mereka yang merasa dan mungkin mengalami depresi, merasa lebih baik setelah bicara dengan seseorang yang peduli pada mereka.
  • Carilah bantuan profesional. Tenaga profesional bidang kesehatan atau dokter merupakan langkah awal.
  • Ingatlah bahwa dengan bantuan yang tepat, anda bisa sembuh.
  • Tetap lakukan kegiatan-kegiatan yang biasanya anda sukai seperti ketika anda sedang dalam kondisi sehat/tidak depresi.
  • Tetaplah menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitar, terutama keluarga dan kawan-kawan.
  • Berolahragalah secara teratur, meskipun hanya sebentar atau sekadar berjalan kaki dalam jarak dekat
  • Jaga pola makan dan tidur agar
  • Terimalah kenyataan bahwa anda mungkin mengalami depresi, dan sesuaikan pengharapan Anda terhadap apa yang bisa atau tak bisa Anda lakukan atau terima. Anda mungkin tidak bisa mencapai hal-hal yang biasanya anda bisa capai.
  • Hindari atau batasi asupan alkohol dan hindari penggunaan narkoba; karena hal-hal tersebut dapat membuat depresi menjadi semakin parah.
  • Bila anda merasa ingin bunuh diri, hubungi seseorang yang dapat membantu anda dengan segera.

Referensi dari berbagai sumber