Terlepas dari menjamurnya kedai-kedai kopi premium di tiap-tiap sudut kota, kopi sudah barang tentu bukan hal yang asing di telinga kita. Keistimewaan kopi, khususnya yang tumbuh di tanah Indonesia ini sudah menjadi primadona komoditas baik untuk diekspor ke luar negeri maupun dikonsumsi oleh bangsa sendiri.

Pria-wanita, tua-muda semua kalangan menggemari kopi. Kegemaran minum kopi yang begitu menjamur sering kali digolongkan sebagai sebuah seni, dari bagaimana menghasilkan biji kopi berkualitas, mengolah hingga menjadi serbuk kopi, sampai meracik dalam sebuah takaran pas satu gelas kopi nikmat.

Meski demikian tidak sedikit yang beranggapan bahwa kopi tidak baik bagi kesehatan. Padahal justru sebaliknya, ada begitu banyak manfaat kopi bagi kesehatan. Inilah sedikitnya lima manfaat kopi bagi tubuh.

Meningkatkan energi dan kinerja otak

Mangandung kafein, stimulan kafein dalam kandungan kopi memengaruhi kinerja otak dan menghasilkan efek rangsang psikoaktif yang baik bagi tubuh. Kafein dari kopi akan diserap darah dan sampai ke otak—tempat kafein akan memblokir adenosine—sehingga neurotransmitters, seperti norepinephrine dan dopamine, bertambah. Alhasil, otak bisa bekerja maksimal. Kopi juga mendukung fungsi kognitif otak sehingga ingatan lebih kuat, mempertajam emosi, meningkatkan kewaspadaan, serta fungsi kognitif otak.

Menurunkan risiko kematian

National Institutes of Health – AARP Diet dan Studi Kesehatan, riset yang dilakukan dari rentang waktu 1995 sampai 2008 dengan mengikut sertakan 400.000 lebih korespondenmenyatakan, meminum beberapa cangkir kopi dapat menurunkan risiko kematian sekian persen. Namun perlu diingat, pada orang dewasa, konsumsi kopi dibatasi sampai 400mg per hari saja.

Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Bagi penderita diabetes, memang disarankan agar tidak mengkonsumsi kopi. Sebab, konsumsi kopi dapat meningkatkan kadar gula darah. Alih-alih mengatasi, justru memperburuk.

Namun tidak demikian dengan non-penderita diabetes, kafein justru diduga menurunkan risiko terkena penyakit diabetes pada non-penderita. Tapi bukan berarti konsumsi kafein boleh tak terbatas. Pada orang dewasa yang tidak menderita diabetes, konsumsi kafein dibatasi hanya sampai 400 mg per hari.

Cegah demensia Alzheimer

Alzheimer merupakan jenis kepikunan yang membahayakan karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang. Kandungan kafein dalam kopi yang mampu meningkatkan kinerja otak dibuktikan oleh ebebrapa penelitian bahwa kafein dalam kopi juga dipercaya mampu mengurangi risiko seseorang terkena demensia Alzheimer. Namun, tetap perlu diingat, konsumsi kopi berlebihan justru dapat membahayakan kesehatan. Konsumsi secukupnya ya.

Menekan Angka Depresan dan Bunuh Diri

Penelitian dari Harvard School of Public Health pada tahun 2011 menyatakan bahwa kafein dapat menurunkan angka depresi sebanyak 20 persen, sementara penelitian lainnya menyebutkan empat gelas kopi dalam sehari bisa menurunkan niat bunuh diri hingga 50 persen.

Bahkan, dengan mencium bau kopi di pagi hari saja dapat membantu mengurangi beban dalam pikiran. Selain itu, kopi juga membuat Anda merasa lebih baik karena lebih kaya akan antioksidan dibandingkan dengan buah-buahan dan sayuran lainnya.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa kopi memiliki manfaat sangat banyak bagi kesehatan, namun bukan berarti bebas mengkonsumsi kopi. Tetap saja apapun yang dikonsumsi secara berlebihan justru merusak tubuh. Selain itu, tidak semua orang bebas minum kopi, khususnya bagi mereka yang dinyatakan lemah jantung. Oleh karena itu, tetap bijak soal asupan dalam tubuh haruslah tetap diutamakan.

 

Referensi dari berbagai sumber