IZIN EDAR PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA (P-IRT)

DASAR :

  1. Surat Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor HK.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT).
  2. Surat Keputusan Bupati Lumajang Nomor : 73 Tahun 2001 tentang Prosedur Tetap Cara Pendaftaran/Pemberian Izin Edar Produk Makanan Minuman bagi Industri Rumah Tangga Makanan Minuman di Kabupaten Lumajang.

PROSES PENGAJUAN IJIN P-IRT :

1. Mengisi dan Melengkapi Formulir Permohonan dengan melampirkan :

  • Contoh Label / Kemasan [ harus mencantukan : nama produk, nama IRT, komposisi, berat bersih, kode produksi, kadaluarsa, nomor pendaftaran ]
  • Pas Foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar.
  • 3 oduksi Industri Rumah Tangga (P-IRT)ngFoto Copy Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) 1 lembar.
  • Denah Ruangan Tempat Pengolahan Makanan / Minuman.
  • Contoh Hasil Produksi yang didaftarkan.
  • Surat Pernyataan ( Sanggup mengikuti aturan yang ditetapkan).
  • Untuk pengusaha yang hanya melakukan pengemasan ulang, menyerahkan fotocopy P-IRT dari pihak yang memproduksi)

2. Penyuluhan

3. Peninjauan tempat produksi

4, Penerbitan izin

Lama proses : 20 hari, Biaya : Gratis

PENGAJUAN IZIN P-IRT DITOLAK BILA PRODUKNYA

  • Susu dan hasil olahannya
  • Daging,ikan,unggas dan hasil olahannya yang memerlukan   proses dan atau penyimpanan beku
  • Pangan kaleng
  • Pangan bayi
  • Minuman Beralkohol
  • Air minum dalam kemasan (AMDK)
  • Pangan lain yang wajib memenuhi persyaratan SNI
  • Pangan lain yang ditetapkan oleh Badan POMnomor registrasi IRT

PENYULUHAN TENTANG CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK BAGI INDUSTRI RUMAH TANGGA (CPPB-IRT), meliputi :

  • Mutu dan Keamanan Pangan
  • Bahaya Pangan
  • Hygiene dan sanitasi
  • Bahan Tambahan Pangan (BTP)
  • Label dan Kemasan
  • Peraturan Perundangan tentang Pangan

TUJUAN PENYULUHAN :

  • Meningkatkan pengetahuan tentang Keamanan Pangan agar kualitas dan kesehatan produk pangan yang dihasilkan dapat meningkat.
  • Menumbuhkan kesadaran dan motivasi para produsen / pengusaha tentang pentingnya pengolahan Pangan yang higienis dan tanggung jawab terhadap keselamatan konsumen.
  • Meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan IRT.

YANG HARUS IKUT PENYULUHAN :

  • Pemilik/penanggung jawab Industri Rumah Tangga (IRT) baru yang mengajukan PIRT
  • IRT lama yang mengajukan penambahan produk

PENINJAUAN LOKASI

Penilaian meliputi :

  • Lingkungan produksi
  • Bangunan & Failitas produksi
  • Peralatan produksi
  • Pengendalian hama
  • Suplai air
  • Fasilitas & Kegiatan Hygiene Sanitasi
  • Kesehatan dan Hygiene Karyawan
  • Kebiasaan Karyawan
  • Pengendalian proses
  • Label Pangan
  • Penyimpanan
  • Pencatatan dan Dokumentasi

PEMBINAAN dilakukan oleh :

  • Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas setempat dua kali tiap tahun.
  • Registrassi ulang tiap 5 tahun sekali, untuk memantau perkembangan IRT.

SANKSI :

  • Peringatan lisan
  • Peringatan tertulis
  • Pencabutan P-IRT