Parade Opera Remaja 2014 Dinkes Kab. Lumajang

Ajang Unjuk Kreatifitas dan Produktifitas Remaja Kab. Lumajang pada  Hari Kesehatan Internasional Tahun 2014

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Internasional Tahun 2014, Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, telah sukses menyelenggarakan Parade Opera Remaja. Opera remaja ini sangat antusias disambut dan diikuti seluruh SMA/SMK/MA se Kab. Lumajang, pada hari Rabu, tanggal 30 April 2014. Mereka menunjukkan bakat dan inovasi mereka diatas panggung elegan di depan kantor Dinas Kesehatan Kab. Lumajang.

Pada dasarnya Parade Opera Remaja merupakan ajang adu kreativitas kader kesehatan remaja tingkat SMA dalam bentuk opera yang menggambarkan permasalahan – permasalahan seputar remaja. Kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi kader kesehatan,  meningkatkan mutu dan keberanian kader dalam berekspresi dan beraktualisasi sehingga muncul semangat dan motivasi untuk selalu berbuat dan berperhatian lebih pada para teman remaja yang lain di sekitarnya.

Parade Remaja Lumajang Opera remaja dilaksanakan, antara lain dilatar belakangi oleh beberapa data hasil pelayanan kesehatan remaja di Kabupaten Lumajang tahun 2014, yang memperlihatkan beberapa masalah pada remaja. Beberapa masalah dimaksud antara lain masih tingginya kasus kasus kenakalan remaja seperti merokok, minuman Keras, napza, nfeksi Saluran Reproduksi, Infeksi Menular Sexual, kehamilan, serta masalah keguguran. Kondisi ini menunjukkan bahwa remaja kita saat ini membutuhkan perhatian dan kepedulian semua pihak sehingga mereka tidak terperangkap semakin dalam pada kasus – kasus remaja yang dapat merugikan.

Sebagaimana kita pahami, remaja adalah kelompok yang sangat rentan, memiliki karakteristik yang khas yaitu cenderung energik, selalu ingin tahu, emosi yang tidak stabil, cenderung berontak dan mengukur segalanya dengan ukurannya sendiri dengan cara berpikirnya yang tidak logis. Masa remaja merupakan masa kritis dalam kurun kehidupan manusia yang pasti dilalui oleh setiap individu. Pada masa ini mereka mengalami perubahan yang besar baik dari sisi fisik, maupun psikis dan sosial yang sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian mereka menuju kehidupan masa dewasa kelak, sehingga dapat dikatakan sebagai masa yang paling sulit bagi perkembangan pada tahap-tahap kehidupan manusia.

Rasa solidaritas dan kemampuan berkreativitas  yang tinggi pada remaja cenderung membuat mereka membentuk kelompok – kelompok dengan aktivitas tertentu yang kadang bersifat riskan dan berpengaruh buruk pada status kesehatan. Selain itu pada masa remaja  akan terjadi proses identifikasi yang biasanya dapat menimbulkan  benturan – benturan atau konflik antara remaja dengan orang tua, keluarga, guru dan masyarakat sehingga terkesan remaja adalah kelompok yang identik dengan permasalahan.

Meskipun remaja masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat, sebenarnya pada diri mereka terdapat  motivasi, inovasi, keinginan untuk diakui, dihargai serta itikad besar untuk berkarya. Remaja khususnya anak setingkat SMA memiliki potensi dasar yang perlu dikembangkan dan diarahkan, agar memiliki kreativitas dan aktivitas yang bersifat positif. Mereka harus mendapatkan identitas diri yang positif agar dapat berkembang sebagai dewasa muda yang sehat dan produktif.

Mewujudkan remaja yang sehat, berkualitas, handal dan bertanggungjawab untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan proses pembangunan menuju  cita – cita pembangunan nasional, adalah tanggung jawab kita bersama baik dari unsur pemerintah, swasta maupun  masyarakat.

Sebagai bentuk tangung jawab tersebut maka kebijakan pemerintah terkait upaya pelayanan kesehatan remaja adalah :

  • Anak remaja mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas termasuk pelayanan informasi.
  • Pemerintah wajib menciptakan lingkungan yang mendukung bagi remaja agar dapat  tumbuh dan berkembang mencapai status kesehatan yang optimal.
  • Upaya pelayanan kesehatan bagi remaja harus memperhatikan mutu, keterjangkauan, dan kemampuan, dilaksanakan secara merata dan berkesinambungan.
  • Upaya peningkatan kesehatan anak remaja harus didukung oleh  partisipasi semua sektor terkait dan LSM termasuk masyarakat, dunia usaha, media masa secara sinergis.

Dalam rangka pembinaan kesehatan remaja, maka telah dilaksanakan berbagai kegiatan promotif preventif oleh tim Puskesmas dengan melibatkan peran kader kesehatan remaja terutama di sekolah – sekolah, pondok pesantren dan kelompok remaja yang lain, terkait kasus – kasus kesehatan yang banyak dialami oleh remaja yaitu narkoba, sex pra nikah dan HIV AIDS, dalam bentuk ceramah / penyuluhan, sosialisasi, deklarasi anti rokok dan konseling serta bentuk kie yang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan kegiatan ini diharapkan remaja dapat mengetahui dan menyadari keadaan mereka dan bahaya yang mereka tanggung jika terlibat dalam kasus – kasus tersebut, sehingga mereka selalu berupaya semaksimal mungkin menjaga status kesehatannya masing – masing.

Peran kader kesehatan di sekolah sangatlah penting. Mereka tidak saja memberikan ketauladanan, tetapi juga bparade remaja 2erperan sebagai teman curhat atau konselor, bahkan secara aktif dan kreatif sesuai gaya remaja berupaya menyampaikan berbagai pesan kesehatan dan pesan pesan positif lainnya untuk mengajak para remaja menjadi generasi yang bisa diandalkan. Penampilan penuh kreativitas tersebut antara lain diwujudkan dalam bentuk opera remaja.

Beberapa tujuan telah dicanangkan pada kegiatan Parade Opera Remaja ini, antara lain :

  1. Sebagai wadah bagi remaja untuk bertemu  bersatu dan bersama meningkatkan kepedulian  dan peran aktif dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang sehat, mandiri, handal dan kompeten demi  tercapainya cita – cita pembangunan bangsa.
  2. Meningkatkan silaturahmi antar sesama remaja dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda sehingga dapat mempererat rasa kebersamaan dan persaudaraan antar remaja se Kab. Lumajang.
  3. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para remaja serta partisipasi mengatasi permasalahan – permasalahan kesehatan  seputar kehidupan remaja.
  4. Meningkatkan kreativitas dan inovasi remaja dalam beraktualisasi dan berkarya di bidang kesehatan.
  5. Meningkatkan kepedulian remaja, masyarakat, pemerintah dan sektor lain dalam memberikan bimbingan dan pembinaan pada remaja sebagai bentuk upaya dan tanggung jawab mewujudkan remaja Lumajang yang berkualitas.

Secara keseluruhan, hampir semua peserta menampilkan aksi panggung teatrikal yang memukau. Hasil lengkap kompetisi ini, melahirkan beberapa juara sebagai berikut:

  1. Juara I SMKN Pasirian
  2. Juara II SMKN I Lumajang
  3. Juara III SMAN I Lumajang
  4. Juara IV MA Roudhatul Jadid Randuagung
  5. Juara V MA Darul Ainun Gucialit
  6. Juara VI SMA Muhammadyah Lumajang
  7. Juara Favorit MA Nuril Bades

Dengan suksesnya kegiatan ini, terbukti dari gebyar acara baik dari aspek jumlah, tingkat kreatifitas, maupun antusiasme remaja dalam mengemas partisipasi mereka pada acara ini, tentu tidak berlebihan jika Dinas Kesehatan berharap pada semakin produktifnya remaja di Kabupaten Lumajang.Kita optimis mereka akan semakin mempunyai pola fikir dan tindakan positif, sehat, dan semakin mendukung masa depan remaja Lumajang yang sehat fisik, mental, dan sosial.

Berikut sebagian video suasana kemeriahan dan antusiasme remaja pada opera ini :

(Download di SINI)

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang