PASTIKAN EFEKTIVITAS DAN KEAMANAN PENGGUNAAN OBAT, PEMKAB GELAR BIMTEK KEFARMASIAN

Farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat.

Obat merupakan komponen yang tak tergantikan dalam pelayanan kesehatan. Dalam upaya pelayanan kesehatan, ketersediaan obat dalam jenis yang lengkap, jumlah yang cukup, terjamin khasiatnya, aman, efektif, dan bermutu, merupakan sasaran yang harus dicapai.

Oleh karena pelayanan kefarmasian merupakan salah satu pilar yang menopang pelayanan kesehatan paripurna, maka Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan  melaksanakan Pertemuan Lintas Sektor dalam Bimtek Kefarmasian dan Refreshing Terapi Asma di Ruang Pertemuan Pisang Raja Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Senin (7/5/2018).

Materi Bimtek Kefarmasian di Puskesmas ini mencakup tiga hal, yaitu pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan, pelayanan kefarmasian, dan penggunaan obat rasional. Materi tersebut didasarkan pada PP No. 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, tenaga kefarmasian sebagai salah satu tenaga kesehatan pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat mempunyai peranan penting karena terkait langsung dengan pemberian pelayanan, khususnya pelayanan kefarmasian.

Selain tentang kefarmasian, pertemuan tersebut juga membahas refreshing terapi asma, dimana asma merupakan penyakit obstruksi yang paling banyak ditemukan dengan prevalens asma yang meningkat dari waktu ke waktu.

Menurut pemaparan narasumber yakni dr. Dwi Yulianti, tujuan penatalaksanaan Asma Eksaserbasi adalah menghilangkan obstruksi secepat mungkin, mengembalikan faal paru ke normal secepat mungkin, dan mencegah kekambuhan.

Pertemuan yang dihadiri 50 peserta terdiri dari 1 orang dokter , 1 orang tenaga teknik kefarmasian yang berasal dari  25 puskesmas, dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo IGN, yang didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dra. Ria Cancerina, M.M. dan Kepala IPFK, Dra. Tri Musyarofah, Apt.

Dalam sambutannya, dr. Bayu Wibowo IGN menyampaikan, “pelayanan kefarmasian dan cara menanggulangi asma harus lebih baik lagi kedepannya”, ujarnya. Dengan adanya pertemuan ini, Ia mengharapkan, kedepan pelayanan kefarmasian dan diagnosa asma bisa lebih akurat kepada pasien. (Dinkes-lmj)

Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang