Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan Dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia Kabupaten Lumajang

Sebagaimana kita ketahui, penyakit kanker serviks dan kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Menurut data  WHO tiap tahun, di seluruh dunia:terjadi 490,000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks, 80% terjadi di negara berkembang). Dari jumlah ini, 240,000 di antaranya terlambat dideteksi dan meninggal.

Hal ini mengharuskan kita segera bergerak cepat untuk mencegah ibu-ibu dan generasi muda kita menjadi kurban sia-sia penyakit ini. Kita harus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menghindari faktor risiko penyakit kanker ini.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Ibu Negara, sehingga beliau menginisiasi untuk melakukan pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia. Pada hari ini pula dilakukan teleconference dalam rangka pencanangan Gerakan tersebut yang dipusatkan di Puskesmas Nanggulangan Kabupaten Kulonprogo dengan 10 puskesmas di 10 provinsi lain, termasuk Jawa Timur.

Kunjungan Bupati Lumajang Deteksi Dini Kanker di Lumajang

Upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menghindari faktor risiko penyakit kanker khususnya kanker serviks penting dilakukan. Salah satu metode yang efektif, baik secara teknologi maupun kesiapan sumber daya, dilakukan dengan deteksi dini faktor risiko kanker serviks dengan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Kegiatan ini sudah dilakukan serentak di seluruh Puskesmas di Kabupaten Lumajang mulai tanggal 15 s/d 21 April 2015.

Berbagai upaya untuk menurunkan prevalensi penyakit kanker serviks di Kabupaten Lumajang, harus menjadi perhatian semua pihak, sehingga penyakit ini bisa optimal dikendalikan dan tidak lagi menjadi masalah utama kesehatan masyarakat. Pada hari Kartini tahun 2015 tahun ini, secara resmi dicanangkan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia Kabupaten Lumajang.

Pada rangkaian kegiatan ini, diantaranya dilakukan kunjungan oleh Bapak Bupati Lumajang ke Puskesmas Rogotrunan Kecamatan Lumajang, untuk meninjau pelaksanaan pemeriksaan IVA pada masyarakat. Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) merupakan salah satu metode yang praktis dan murah untuk mendeteksi faktor risiko kanker leher rahim. Dari hasil pemeriksaan ini dapat diketahui klasifikasi tingkat risiko pasie, yang selanjutnya dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dan segera dapat dilakukan pengobatan.

Pencanangan tersebut akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan deteksi dini kanker di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Lumajang, sehingga gerakan ini menjadi kegiatan yang berkesinambungan dan dilakukan terus menerus. Jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, BPJS, Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan, badan Keluarga Berencana, LSM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan semua pihak secara bersama-sama dapat melakukan sinergitas kegiatan, sehingga upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker ini dapat berhasil dilakukan (MA)