Hanya ada di Indonesia, masuk angin tidak dikenal di negara manapun selain Indonesia. Ibarat mitos, bahkan dalam dunia medis pun baik Indonesia maupun internasional tidak mengenal adanya istilah “penyakit”ini. Hanya saja, meskipun demikian, kondisi masuk angin adalah ”penyakit” penyakit paling terkenal di Indonesia, banyak sekali orang mengaku sering menderita “penyakit” ini.

Meski sudah dikenal luas di Indonesia secara turun temurun, istilah masuk angin tidak dikenal dalam dunia medis. Namun, ciri-ciri masuk angin dapat dikenali dengan mudah lewat perubahan yang dialami tubuh. Perubahan seperti, badan terasa tidak enak, kembung, pegal-pegal, sering bersendawa dan kentut, serta tak jarang hingga sakit kepala.

Bagi orang Indonesia, kerokan atau minum yang hangat seperti teh hangat atau jahet hangat berkhasiat untuk menghilangkan gejala masuk angin. Namun baiknya tidak menganggap sepele masuk angin, sebab gejala-gejala yang muncul saat masuk angin bisa saja merupakan indikasi gangguan kesehatan yang lebih serius. Seperti;

Maag

Menurut wikipedia, masuk angin adalah kondisi di mana gas berkumpul secara tidak merata di dalam tubuh. Nah, saat kamu merasa mual karena masuk angin bisa jadi merupakan indikasi bahwa kamu merupakan pengidap maag berat. Penyakit yang menyerang lambung ini merupakan akibat dari asam lambung yang membentuk gas yang menekan saraf pada lambung. Oleh karena itu atur pola makan ya.

Sakit punggung

Merasa sangat pegal di bagian punggung dekat pinggang? Kondisi tersebut disebabkan dari masuk angin yang tidak cepat ditangani. Kondisi ini terjadi karena saraf pada punggung tertekan oleh angin atau gas yang berkumpul dalam tubuh. Memang sepele, namun kondisi ini bisa sangat mengganggu aktifitas harian dan kualitas tidurmu.

Diare

Diare karena masuk angin terjaid karena saluran pembuangan dan pencernaan tidak teratur. Hal ini disebabkan oleh angin yang masuk dalam tubuh saat kita beraktivitas di luar ruangan, angin yang masuk membawa bakteri yang kemudian menyerang usus besar.

Perut kembung

Salah satu indikasi masuk angin adalah kembung. Kondisi ini disebabkan karena adanya kandungan gas atau angin yang berkumpul dalam perut secara tidak wajar. Jika terus dibiarkan, kandungan gas akan semakin bertambah dan akibatkan perutmu menjadi semakin keras dan terasa sangat tidak enak. Perut kembung memang sepele, tetapi jika akan sangat mengganggu aktivitas, bahkan membuat tubuh bekerja lebih keras dari biasanya dan membuatmu lebih cepat lelah.

Masuk angin, angin duduk, dan jantung koroner

Gejala masuk angin seringkali juga menyebabkan dada terasa sesak dan nyeri yang diikuti rasa mual dan kesulitan bernapas. Rupanya gejala demikian merupakan gejala penyakit jantung koroner atau sering masyarakat sebut “angin duduk”. Gejala jantung koroner sama dengan gejala masuk angin. Oleh karena itu, jika merasakan gejala-gejala masuk angin jangan dianggap sepele, sebab bisa saja gejala tersebut bukan indikasi masuk angin melainkan penyakit jantung koroner.

 

Referensi dari berbagai sumber