Replikasi Program Susi

Berupaya Kembangkan Replikasi Program Suami Siaga (Susi)

Sebagai upaya pengembangan replikasi program suami siaga (SUSI) dalam penurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan Stunting di Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Replikasi SUSI Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, bertempat di Ruang Pertemuan Pisang Agung Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Senin (25/3/2019).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah saat memimpin rakor tersebut mengatakan, saat ini kasus kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa di Indonesia, angka kematian ibu merupakan angka tertinggi jika dibandingkan dengan sejumlah negara-negara ASEAN lainnya.

“Sesuai data dari Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2016, disebutkan bahwa angka kematian ibu di Indonesia mencapai 235 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI, 2016),” katanya.

Disamping itu, dr. Rosyidah juga mengungkapkan bahwa sesuai data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan, jumlah AKI di Kabupaten Lumajang tahun 2015 adalah sebanyak 23 orang, di tahun 2016 angkanya turun menjadi 18 orang, dan di tahun 2017 angkanya mengalami penurunan signifikan menjadi 7 orang.

Namun, diungkapkan dr. Rosyidah, pada tahun 2018 angka kematian ibu di Kabupaten Lumajang kembali mengalami kenaikan dari tahun 2017, yakni mencapai sebanyak 18 orang. Menurutnya, salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu di Kabupaten Lumajang adalah kurang gairahnya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

“Untuk itu, kami berharap dengan mengoptimalkan replikasi Gebrakan SUSI yang telah diinisiasi oleh Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat, red) Gucialit, dapat dijadikan sebuah solusi untuk menurunkan AKI, AKB dan Stunting pada semua wilayah di Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.

Rapat ini dihadiri oleh anggota Tim Program Suami Siaga Kabupaten Lumajang, yang terdiri dari sejumlah Perangkat Daerah terkait dan lintas sektoral lainnya. (Abd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.