Sudahkah Melakukan Teknik Penapasan Yang Benar

Bernapas merupakan salah satu aktivitas tubuh paling penting. Tak hanya kebutuhan untuk hidup, rupanya ada banyak manfaat yang menyehatkan tubuh dan jiwa didapat dari proses bernapas.

Mengatur napas dalam yoga dikenal dengan sebutan pranayama sejak ribuan tahun. Inilah lima manfaat besar yang dapat Anda dapatkan dari mengatur napas dengan teknik pernapasan yang benar.

Sehat dengan Meditasi

Meditasi tidak hanya berperan dalam kesehatan emosional saja, penelitian menemukan bahwa meditasi juga dapat membantu pengobatan pada penyakit-penyakit tertentu seperti asma, kanker, jantung, artritis rematik, diabetes, dan gangguan tidur.

Meskipun meditasi memiliki teknik dan proses yang berbeda-beda, namun secara umum terdapat elemen yang ada pada semua jenis meditasi, tenik bernapas. Dengan melakukan teknik pernapasan yang benar, pelaku meditasi terbantu untuk memfokuskan perhatian pada pikiran dan perasaan.

Secara teknis, hal ini membantu pelaku meditasi memfokuskan pikiran agar terbebas dari sumber kekhawatiran dan stres. Pikiran kemudian difokuskan pada hal spesifik lain, seperti, kata-kata, bayangan tertentu dalam pikiran, atau proses pernapasan. Proses bernapas yang rileks, dalam-dalam dan lambat dapat mendatangkan lebih banyak oksigen ke dalam tubuh. Oksigen yang masuk dalam tubuh disebarkan ke seluruh tubuh oleh sistem peredaran darah, termasuk otak.

Atasi “Panic Attack” dan stres

Panic Attack” merupakan serangan kepanikan atau ketakutan luar biasa yang terjadi bahkan tak jarang tanpa alasan yang jelas. Saat mengalami panik, tubuh kita merespon secara natural dengan bernapas secara pendek-pendek saat dalam kondisi tertekan. Padahal, saat napas menjadi pendek-pendek kita jadi rentan stres. Dengan kata lain, pasokan oksigen yang dibutuhkan otak-otot sedikit, alhasil meningkatkan ketegangan.

Untuk mengatasi kepanikan, cobalah untuk berhenti sejenak dari semua yang tengah berlangsung baik aktivitas fisik, maupun pikiran. Cukup duduk, dan atur napas selama satu atau dua menit agar kondisi Anda lebih rileks dan tenang. Dengan berkonsentrasi pada pernapasan, teknik relaksasi untuk kelola stres berpangkal pada teknik pernapasan yang baik agar oksigen yang dibutuhkan otak dan otot dapat dialirkan untuk meredakan ketegangan.

Meningkatkan Aliran Limfatik (Cairan Getah Bening)

Sama seperti sistem peredaran darah, sistem limfatik juga memiliki fungsi mengangkut kadar oksigen. Oleh karenanya, dengan teknik pernapasan yang benar, sistem limfatik dapat ditingkatkan.

Apabila darah yang mengangkut oksigen berfungsi menutrisi sel-sel tubuh, oksigen dalam getah bening atau limfatik berfungsi sebagai sistem imun seperti mencegah infeksi virus dan bakteri, zat-zat asing, meregenerasi sel-sel arah putih yang rusak.

Menurunkan Tekanan Darah

Studi dari Dr David Anderson dari National Institute of Health mengungkapkan bahwa, menarik napas lambat dan dalam selama beberapa menit setiap hari membantu terapi menurunkan tekanan darah. Bahkan dampak positif dapat mulai dirasakan saat terapi dijalankan. Hanya saja, mekanisme pastinya masih perlu diteliti lebih lanjut oleh para peneliti.

Meningkatkan Variabilitas Denyut Jantung

Interval waktu di antara detak jantung atau biasa dikenal dengan sebutan variabilitas denyut jantung yang rendah berisiko pada serangan jantung.

Sebuah studi menyebutkan, latihan pernapasan dalam dapat memperbaiki variabilitas denyut jantung pada orang sehat.

 

Referensi dari berbagai sumber

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang