Headline

TURUNKAN AKI DAN AKB, DINKES SOSIALISASIKAN PENDAMPINGAN BUMIL RISTI OLEH KADER

Tingginya jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia termasuk di Jawa Timur. Sedangkan di Kabupaten Lumajang, angka kematian ibu sejak tahun 2015 hingga 2017 terus mengalami penurunan. Penurunan angka kematian tersebut dapat dicapai karena di Kabupaten Lumajang sudah dilaksanakan pendampingan ibu hamil risiko tinggi oleh kader Posyandu di beberapa wilayah kerja Puskesmas.

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Oleh Kader Posyandu, Selasa  (15/5/2018). Peserta pertemuan berjumlah 150 yang terdiri dari Kader Posyandu, Bidan di desa, dan tim Puskesmas dari 10 Puskesmas terpilih yaitu Candipuro, Pasirian, Bades, Senduro, Gucialit, Sukodono, Rogotrunan, Klakah, Randuagung, dan Ranuyoso.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah saat membuka acara menyampaikan bahwa kader merupakan sosok pilihan yang paling dekat dengan masyarakat, mengerti dan memahami budaya sosial masyarakat, sehingga bisa memberikan informasi, bimbingan, dan support kepada ibu hamil dan keluarganya.

  1. Rosyidah juga menjelaskan penurunan AKI dan AKB merupakan tanggung jawab semua komponen. “Upaya penurunan AKI dan AKB bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasuk kader posyandu”, jelasnya.

Tingginya AKI dan AKB akan dapat teratasi dengan kegiatan promotif dan preventif tanpa meninggalkan tindakan kuratif dan rehabilitative, terutama pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan ibu hamil risiko tinggi oleh Kader Posyandu serta adanya dukungan lintas program dan lintas sektor  dalam upaya peningkatan sumberdaya, sarana, pelayanan dan jaminan kesehatan.

Pada pertemuan ini, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Farianingsih, S.ST menyampaikan tentang Strategi Peningkatan Posyandu, sedangkan materi tentang strategi pendampingan ibu hamil risiko tinggi bagi kader disampaikan oleh Staf Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Bidang Kesehatan Masyarakat Hariyano, Amd.KL  dan materi tentang Strategi penurunan AKI dan AKB disampaikan oleh Pengelola Program Posyandu Dinas Kesehatan Dian Yusuf, Amd.Keb.

Dengan dilaksanakannya pertemuan ini, dapat memberikan informasi, bimbingan dan dukungan kepada Kader Posyandu dalam upaya pendampingan ibu hamil serta keluarganya sehingga dapat terwujud kelahiran yang selamat dan sehat. (Dinkes-lmj)

Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/

The following two tabs change content below.
Avatar

Dinkes Lumajang

Alamat Kantor: Jl. Jend. S Parman 13 Telp. 0334-881066, Lumjanag Jawa Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang