VERIFIKASI LAPANG, LUMAJANG SEMAKIN OPTIMIS RAIH KABUPATEN SEHAT 2017

Tim Verifikasi Kabupaten Sehat melakukan kunjungan lapang di beberapa titik di Lumajang, Rabu (13/9). Tim verifikasi tersebut dari 3 Kementerian yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian KLHK, dan Kemendagri.

Kunjungan lapang tim verifikasi tersebut dalam rangka meninjau secara pasti kondisi riil di lapangan atas apa yang telah dipaparkan oleh Forum Lumajang Sehat (FLS). Dari paparan yang disampaikan oleh Ketua FLS pada Selasa (12/9) malam, bahwa Lumajang siap meraih kembali predikat sebagai Kabupaten Sehat untuk yang kelima kalinya. “Kita sudah upayakan terbaik, dengan berbagai inovasi-inovasi yang ada di masing-masing OPD,” ujar Eko Romadhon.

Kunjungan pertama, tim verifikasi meninjau kampung kelor yang terletak di RW Jiro Kelurahan Citrodiwangsan. Kunjungan tersebut disambut suguhan musik kontemporer dari Papringan Musik Bambu dengan alat musik berbahan pring atau bambu. Kampung kelor merupakan salah satu daerah yang sadar terhadap pentingnya menjaga dan pengelolaan lingkungan. “Beginilah seharusnya, penilaian ini memang murni dari masyarakat, peran pemerintah dalam hal ini sebatas memfasilitasi, memotifasi dan terus mensosialisasikan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Ir. Nugroho Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, menurut Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Lumajang, Ir. Agus Widarto,M.M mengatakan bahwa menuju Lumajang Sehat, Pemkab Lumajang mensinergikan multi sektor dari semua OPD dan masyarakat. “Masalah kesehatan bukan tugas Dinas Kesehatan saja, ini terkait dengan dinas-dinas lain, kita optimis Lumajang dapat meraih predikat Kabupaten Sehat ke-5 kalinya,” ujarnya.

Agenda verifikasi lapang dilakukan di beberapa titik, mulai Kampung Kelor, Kali Temi, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Taman Kota, Pasar Sukodono, SDN Kepuharjo 2, Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, PuskesmasTempeh, TPS Lempeni, PT. Nankai Candipuro dan terakhir dilakukan evaluasi di Pemandian Tirtosari View.

Dari hasil evaluasi Tim Verifikasi yang diketuai Nevyrina dari Kementerian LHK, secara keseluruhan dinilai baik. “Secara keseluruhan kami menilai baik, tadi ada hal yang menarik seperti di Kampung Kelor, Kali Temi dan beberapa titik, inovasi-inovasinya sangat menarik, kami juga berharap Lumajang mendapatkan penghargaan lagi”, ujar Nevyrina.

Dari hasil peninjauan Tim Verifikasi juga mempunyai catatan yang perlu dikoreksi, namun demikian secara keseluruhan baik, seperti fasilitas umum dan pelayanan kesehatan yang dinilai cepat dan memuaskan. Dari sisi anggaran dan partisipasi masyarakat juga dinilai baik karena masyarakat memberikan kontribusi yang banyak terhadap pentingnya berperilaku hidup sehat.

Hasil evaluasi yang dipaparkan oleh tim verifikasi membuat lega Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto,M.Kes yang turut hadir dalam evaluasi tersebut. “Perilaku masyarakat memang tidak 100 persen baik juga tidak 100 persen jelek, dengan semboyan ATIB BERSERI, kita optimis dan berharap meraih kembali penghargaan Kabupaten Sehat,” ujar Wabup Buntaran.

Menjadi Kabupaten Sehat itu artinya membuat masyarakatnya sehat, lingkungannya sehat dan segala sesuatunya juga sehat. “Bupati berpesan bahwa Kesehatan adalah Investasi, yang berarti bahwa kesehatan adalah aset terbesar yang harus dijaga oleh semua masyarakat,”ujar Wabup Buntaran.

Dimuat juga di : https://portalberita.lumajangkab.go.id/detail_berita.php?id=aHSGgA%3D%3