Headline

Workshop PPI Lanjutan

Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Lanjutan Bagi Fasyankes

Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, khususnya Bidang Pelayanan Kesehatan, pada tanggal 06-08 Agustus 2019 mengadakan kegiatan penting, berupa Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI Lanjutan).  Kegiatan yang dilaksanakan penuh selama 3 hari ini mengambil tempat di Hall Arjuna hotel Gajah Mada Lumajang, dengan menghadirkan tenaga pelayanan medis, PPI, dokter umum dan spesialis, Perawat, dan Bidan dari 6 rumah sakit dan 2 klinik Utama di Kabupaten Luamjang, selain juga pendamping UKP akreditasi FKTP dan jajaran Dinas Kesehatan.

Workshop ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga pelayanan kesehatan tentang upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut. Sebagaimana kita ketahui Health Care Associated Infection ( HAIs) atau Infeksi sehubungan dengan pelayanan kesehatan merupakan masalah serius bagi semua sarana pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data WHO sekitar 3 – 21 % atau rata rata 9 % kejadian infeksi. Data infeksi nosokomial di RSJHK periode 2001-2006 sekitar 5 %. Kejadian infeksi ini dapat menghambat proses penyembuhan dan pemulihan pasien, bahkan dapat menimbulkan peningkatan morbiditas, mortalitas, dan memperpanjang lama hari rawat, sehingga biaya meningkat dan akhirnya mutu pelayanan di sarana kesehatan akan menurun.

Merujuk data diatas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo, Ign, dalam pengarahan pembukannya menekankan pentingnya meningkatkan segala upaya pencegahan pengendalian infeksi. Fasilitas pelayanan kesehatan selain memberikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif juga memberikan pelayanan preventif dan promotif, sehingga kejadian infeksi sehubungan dengan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian bagi seluruh pemberi pelayanan kesehatan.

Dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi serta semakin banyaknya jumlah kunjungan pasien pada fasilitas pelayanan kesehatan, maka risiko terjadinya hal-hal yang memungkinkan atau kejadian yang tidak diharapkan (KTD) berpotensi meningkat. Salah satu program pencegahan pengendalian infeksi pada pemberian pelayanan kesehatan dilakukan dengan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Pencegahan Pengendalian Infeksi di Pelayanan Kesehatan, sesuai amanat Peraturan Menteri Kesehatan nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman PPI. Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut, sebagai fasilitas pelayanan kesehatan wajib melaksanakan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.

Berangkat dari dari hal diatas, serta merujuk Peraturan Menteri Kesehatan No. 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien, Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang menyelenggarakan workshop PPI ini sebagai bentuk pembinaan terhadap seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan di wilayah. Dengan workshop ini diharapkan dapat meningktakan pemahaman para praktisi Faskes terhadap: program pencegahan dan pengendalian infeksi, pada pengetahuan dan ketrampilan praktis tentang PPI. Juga dapat diterapkannya standar dan instrumen PPI, yang pada ujungnya seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan mampu melaksanakan PPI dan melakukan perbaikan secara terus menerus. (YWK)

The following two tabs change content below.
Yulius Warta Kusuma, Amd.Kep,

Yulius Warta Kusuma, Amd.Kep,

Penulis sehari-hari bekerja pada Bidan Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. Aktif pada upaya standarisasi fasyankes, Pendamping Akreditasi FKTP, dan upaya peningkatan kapasitas nakes pads pencegahan Health Care Associated Infection
Yulius Warta Kusuma, Amd.Kep,

Latest posts by Yulius Warta Kusuma, Amd.Kep, (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Resmi Dinkes Lumajang