Dinas Kesehatan

07 Oktober 2020   136 kali  
CEGAH COVID-19, PKK LUMAJANG DIHARAPKAN BANTU EDUKASI PENTINGNYA TAATI PROTOKOL KESEHATAN
CEGAH COVID-19, PKK LUMAJANG DIHARAPKAN BANTU EDUKASI PENTINGNYA TAATI PROTOKOL KESEHATAN

Ketua TP PKk Kabupaten Lumajang Musfarinah Thoriq (Ning Farin) mengharapkan, agar ke depan seluruh jajaran TP PKK dapat bergotong royong mengambil perannya dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19.

"Kami berterima kasih kepada Tim Penggerak Provinsi Jawa Timur sudah bisa tersambung dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran TP PKK yang ada di daerah, dengan mengambil peran membantu pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan, sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 di wilayah," terang dia saat dimintai keterangan usai melakukan kegiatan halal bihalal bersama TP PKK se-Jawa Timur melalui video conference, bertempat di Ruang Rapat Terbatas Setda Kabupaten Lumajang, Kamis (11/6/2020).

Ning Farin juga menerangkan, bahwa momen saat ini adalah hal yang luar biasa, dengan adanya halal bihalai secara online seluruh TP PKK se-Jatim dapat bertatap wajah secara langsung dan berdiskusi, karena di masa pandemi saat ini tidak memungkinkan untuk bertemu langsung.

"Hari ini di masa pandemi Covid-19, kita tidak bisa bertemu secara langsung, jadi halal bihalal ini dilakukan secara online, sehingga kita bisa bersilaturahim bersama, dengan mendengarkan tausiah dari Ustadz. Muhammad Nur Maulana dan berdiskusi," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Farin juga menyampaikan arahan dari Ketua PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, bahwa selama pandemi Covid-19 seperti saat ini, karena MUI telah mengimbau semua masyarakat untuk tidak menggelar acara saling kunjung-mengunjungi seusai sholat Idul Fitri. Sebab melakukan acara pertemuan seperti halal bi halal di masa pandemi Covid-19 ini sangat berisiko tinggi.

Lanjut dia, sebagai alternatif, disarankan agar kegiatan silaturahhim dan saling menyampaikan maaf dilakukan melalui teknologi seperti telepon, panggilan video di WhatsApp, video conference Zoom, dan lainnya.

"Kita mengimbau umat dan masyarakat untuk lebih  mengedepankan  usaha menjaga dan melindungi diri kita masing-masing supaya tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan kepada kesehatan dan jiwa kita," ujarnya.

Menurut diasaat pandemi ini juga mengajarkan pentingnya keluarga selama kurang lebih tiga bulan pemerintah mengimbau agar kita lebih banyak di rumah, karena dengan kesempatan tersebut kita bisa menikmati bagaiamana kwaliti time bersama keluarga.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 271 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 264 kali Baca...