Dinas Kesehatan

28 Januari 2020   294 kali  
Kewaspadaan Menghadapi Wabah Virus Corona
Kewaspadaan Menghadapi Wabah Virus Corona

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Cara Efektif Mencegah Penularan Corona Virus

 Dunia tegah mengahadapi tantangan baru dalam dunia penyakit dengan adanya wabah  yang disebabkan oleh virus jenis baru yaitu  Novel Coronavirus (nCoV) .Virus ini pertama kali di identifikasi di daerah Wuhan, Cina pada tanggal 7 Januari 2020. Penyebaran penyakit ini berlangsung cukup cepat. Sampai tanggal 26 Januari 2020 sudah dikonfirmasi bahwa secara global penyakit ini telah menyebar di 10 negara. WHO (World Health Organization) melalui kajian epidemiologi melaporkan bahwa penularan dari manusia ke manusia terbatas yaitu dilingkungan keluarga

 Masa inkubasi dari penyakit ini berlangsung dalam 2 sampai 14 hari setelah paparan. Tanda dan gejala umum yang Nampak ketika sesorang terjangkit virus ini antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk serta sesak nafas, sakit tenggorokan, dan perasaan letih dan lesu.  Pada kasus yang berat juga dapat menyebabkan pneumonia, syndrome pernapasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian, Menurut hasil penyelidikan awal sebagian besar orang yang terjangkit virus ini memiliki riwayat bekerja, menangani, serta pengunjung pasar grosir makanan laut di Wuhan, Akan tetapi penyebab penularan masih belum diketahui secara pasti. Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah atau mengobati virus ini.

Langkah yang bisa dilakukaan adalah melakukan pencegahan sedini mungkin yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, terapkan etika batuk saat bersin dan batuk, mengonsumsi makanan bergizi, memasak daging dan telur hingga matang, menghindari bersentuhan dengan hewan secara langsung. Sebagaimana juga penyakit karena virus yang lain, dimana kondisi seseorang yang menurun merupakan faktor risiko masuknya virus dalam tubuh. Memjaga pola makan, olah raga teratur, serta istirahat cukup penting untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

 Juga harus dilakukan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami gejala demam, batuk, sesak, dan ganggua pernafasan serat memiliki riwayat perjalanan di negara terjangkit, dalam kurun waktu 14 hari sebelum timbul gejala atau tanda.

Untuk Petugas kesehatan langkah pencegahan yang bisa dilakukan ketika menangani pasien dengan gejala yang mengindikasikan terjangkit virus ini yaitu, menerapkan Universal Percaution  terutama pada penderita ISPA dan pada Unit Gawat Darurat, menggunakan Alat Pelindung Diri dengan lengkap dan benar, sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir  setelah kontak langsung dengan orang sakit atau saat berada di lingkungan sekitar orang yang sakit,  serta mengingatkan kepada orang dengan gejala menyerupai ISPA harus menerapkan etika batuk yang benar (menjaga jarak dengan orang atau menutup mulut dan hidung menggunakan tissue  atau baju saat batuk dan bersin).

Pencegahan yang dilakukan bagi orang akan melakukan perjalanan ke negara yang telah terinfeksi kasus bis melakukan tindakan pencegahan seperti menghindari bersentuhan dengan hewan secara langsung, menghindari kunjungan ke pasar basah, perternakan, atau pasar hewan hidup, menghindari kontak dengan orang yang meliki gejala infeksi saluran nafas, mematuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan, menggunakan masker dan mencari layanan kesehatan jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika berada di daerah yang terjangkit infeksi terutama demam atau batuk, dan setelah kembali dari daerah tersebut konsultasikan ke pelayanan kesehatan jika terdapat gejala demam atau lainnya.