Dinas Kesehatan

12 Oktober 2020   182 kali  
BUPATI LUMAJANG : AMBULAN DESA DIPRIORITASKAN UNTUK MUDAHKAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT
BUPATI LUMAJANG : AMBULAN DESA DIPRIORITASKAN UNTUK MUDAHKAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) menyampaikan, bahwa pemanfaatan dan penggunaan ambulan desa telah seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Intinya, pemanfaatan ambulan itu untuk memudahkan pelayanan kesehatan masyarakat. Jadi, pemanfaatan diluar kepentingan kesehatan, tidak diperkenankan,” ujar dia saat memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa se-Kecamatan Kunir, bertempat di Pendopo Kantor Camat Kunir Kabupaten Lumajang, Senin (6/7/2020).

Cak Thoriq juga menyampaikan, bahwa dirinya sangat menyayangkan perihal kejadian yang video terkait salah satu ambulan desa yang disalah gunakan untuk mengangkut hewan ternak. “Sangat disayangkan sekali hal itu bisa terjadi, semestinya ambulan desa dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat, khusunya di bidang kesehatan,” katanya.

Cak Thoriq berharap, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Dan, dirinya juga meminta agar para kepala desa untuk ikut melakukan pengawasan terhadap penggunaan dan pemanfaatan ambulan dessa ke depannya.

"Ini pembelajaran semua, tidak ada yang berkeinginan soal itu. Agar tidak terjadi lagi, ayo semua kepala desa yang mengontrol seperti apa mekanismenya nanti kita bicarakan," terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius menerangkan, bahwa pemberian ambulan desa dimaksudkan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), memberikan pelayanan rujukan untuk masyarakat yang sakit, serta difungsikan dalam kondisi darurat.

Menurut dr. Bayu, penggunaan dan pemanfaatan ambulan desa telah diatur dalam petunjuk teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. "Dalam juknis penggunaan ambulan desa yang dikeluarkan, penggunaanya untuk pentingan bersalin, orang sakit dan kondisi gawat darurat," jelasnya. 

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 271 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 264 kali Baca...